Sejarah Kulit Garut

Indonesia memiliki banyak sekali cerita menarik untuk diungkap. Sejarah Kulit Garut merupakan salah satu di antaranya. Siapa yang tak tahu betapa ramai dan terkenalnya industri kulit yang berasal di Kabupaten Garut, Indonesia.

Sebagai warga negara tentunya Anda harus tahu informasi sentra industri kulit di Indonesia ini, bukan?

konveksi jaket

Sejarah Kulit Garut yang Dimulai Sejak Zaman Kolonial Belanda

Ketika mendengar nama Garut, sebagian besar orang langsung teringat pada dodol Garut yang khas. Siapa sangka bahwa harta tanah Garut bukan hanya ada pada dodolnya saja. Kerajinan kulit di Garut tidak kalah sukses dan menarik untuk dibahas.

Berikut ini adalah kisah Sejarah Kulit Garut yang sudah seharusnya diketahui masyarakat dari seluruh pelosok Indonesia.

Awal Mula Perkembangan Kerajinan Kulit Garut

Industri kulit di Garut tentu tidak langsung besar dan terdapat banyak pabrik kulit seperti sekarang. Perkembangan kerajinan kulit di Garut bermula dari produk insole sandal tarumpah yang dibuat para pengrajin Garut.

Selanjutnya, para pengrajin pun mulai mencoba membuat produk dari kulit lainnya. Pelana kuda, jok sepeda, hingga bedug yang terbuat dari kulit asli pun membanjiri pasar. Lambat laun para pengrajin pun mulai memutuskan membuka tokonya sendiri.

Proses pembuatan kulit masih tradisional dan banyak mengandalkan tenaga manusia. Sehingga dari segi kualitas pun masih belum sebagus dan sevariatif sekarang modelnya.

Perkembangan Pesat Akibat Produk Baru

Sejarah Kulit Garut dicatatkan mengalami perkembangan yang begitu pesat setelah berhasil menginovasikan produk kulit baru pada tahun 1980-an. Produk tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah sepatu dan jaket kulit.

Banyak yang menggemari sepatu kulit yang terlihat lebih indah, elegan, dan mewah. Jaket kulit yang mampu menghalau udara dingin pun mendapatkan sambutan baik di pasar. Oleh karenanya pada masa ini terjadi peningkatan jumlah pabrik pengolahan kulit di Garut.

Para pengrajin terus berusaha menginovasikan produk-produk kulit baru. Sampai pada akhirnya para pengrajin memutuskan menggunakan bahan kulit yang baru, kulit domba. Kulit domba ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan terlihat lebih mewah.

Bahan kulit domba ini kemudian dibuat menjadi produk jaket dan dijadikan produk kulit khas Garut. Inovasi ini sukses besar dan membuat sentra industri Garut mendapatkan pandangan yang baru.

Keterlibatan Teknologi dalam Kerajinan Kulit

Pada zaman dahulu, para pengrajin mengolah kulit sesuai dengan ajaran leluhur. Teknologi yang berkembang begitu pesat tentu memiliki tempat untuk kerajinan kulit. Mulailah diciptakan alat-alat untuk membantu pembuatan kulit.

Kemunculan teknologi ini menjadi titik balik penting pada Sejarah Kulit Garut. Teknologi membantu proses pengolahan kulit menjadi lebih mudah dan singkat. Hal ini turut membantu para pengrajin meningkatkan kualitas pengolahan kulit mereka.

Keterlibatan mesin produksi membantu pengrajin membuat lebih banyak produk. Sehingga kebutuhan produk kulit dalam negeri pun terpenuhi dengan baik. Bukan hanya itu saja, para pengrajin Garut bahkan mampu menembus pasar kulit mancanegara.

Teknologi bukan hanya membantu produksi kerajinan kulit itu sendiri, tetapi juga pemasaran produknya.

Lestarikan Budaya dengan Membeli Produk Kulit Lokal di Garut

Sejarah Kulit Garut melalui perkembangan yang panjang hingga pada akhirnya mampu eksis hingga kini. Perjuangan pengrajin kulit Garut tidak bisa dikatakan mudah. Oleh karena itulah, mari ikut melestarikan dan mendukung pengusaha tanah air dengan memilih produk lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Quick Shop

Garut Kulit adalah merek milik CV Garut Kulit Internasional ©2024.

Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.